Scroll untuk baca artikel
HeadlineKabar

Modus penipuan kerap memakan korban, lebih waspada

304
×

Modus penipuan kerap memakan korban, lebih waspada

Sebarkan artikel ini

Lebih hati-hati saat transaksi

Kini masyarakat harus lebih waspada lagi dari tindak kejahatan yang tengah mengintai kita. Bahkan dimasa krisis seperti sekarang banyak sekali modus penipuan. Jika kita lalai sedikit saja pasti akan terperosok ke jebakan penipu.

Baru-baru ini ada seorang ibu yang menceritakan jika terkena penipuan saat mengambil uang di sebuah ATM yang berada di depan kantor pemerintah kabupaten. Momen ini pun turut diunggah oleh akun Instagram @terangmedia.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Terang Media (@terangmedia)

Memang transaksi seperti pengambilan uang pada umumnya, namun saat ibu itu memasukkan kartu ATM-nya ke mesin, ibu itu melihat ada sesuatu yang tengah menempel di layar.

Ibu itu melihat ada sebuah intruksi yang dikira dari bank. Namun setelah intruksi itu dijalankan, seketika ATM ibu ini malah terletan dan tidak dapat keluar lagi. Bahkan ia sudah melakukan berbagai cara tetap saja tidak ada hasil.

Modus penipuan seperti ini kerap kali memakan korban. Meski tak sedikit yang mengetahui jika itu tidak menyakinkan bahwa itruksi tersebut dari bank, namun ibu ini tetap mengikuti arahan dari pelaku penipuan itu sebab ibu ini tengah panik.

Nomor yang berada di kertas itu pun juga dihubungi dan diangkat oleh seseorang yang mengaku perwakilan dari Bank Sumut. Ibu itu pun disodorkan beberapa pertanyaan seperti tanggal lahir dan sebagainya.

Penipu pun turut meminta nomor PIN ATM, tampa ragu dan penuh harap kartu ATM-nya kembali lagi memberikan PIN ATM-nya ke pelaku.

Ibu ini mulai merasa curiga saat kartu ATM-nya masih juga tak keluar dan malah disuruh bertemu dengan pelaku yang mengaku pegawai Bank di sebuah rumah makan.

Komentar Netizen

“Curiganya pas udah ngasih identitas sama nomer pin, telat bu” tulis akun @jazmineelly

“Tempelannya sangat menyakinkan sekali, tulis tangan dong” tambah akun @enggar.wira

“Kelemahan dari sebuah teknologi” imbuh akun @alexanderstevanu

Baca Juga:   Nasida Ria, grup Kasidah lokal yang mendunia