Scroll untuk baca artikel
HeadlineKabar

4 Hacker legendaris yang pernah retas situs pemerintah Indonesia

284
×

4 Hacker legendaris yang pernah retas situs pemerintah Indonesia

Sebarkan artikel ini

Belum teratasi dengan maksimal

Belakangan hacker Bjorka sukses menjadi perbincangan publik. Sebab dirinya sukses dan menyebar luaskan apa yang telah dilakukannya di media sosial. Seperti membeberkan data pejabat pemerintahan seperti Menkominfo Johnny G Platehi hingga Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan.

Hacker adalah kelompok atau individu yang memiliki kemampuan untuk menembus sistem keamanan digital atau jaringan guna memperoleh data penting dari instansi, lembaga, atau perorangan yang ditargerkan.

Tujuan dari hacker ini beragam, mulai dari meretas sistem keamanan hingga melakukan hal yang kriminal.

Tak hanya kali ini saja, Indonesia sudah beberapa kali diserang oleh hacker. Berikut diantaranya.

1. Brasil Son1x666

Hacker ini berasal dari Brazil. Dirinya berhasil meretas situs kepolisian Indonesia. Setidaknya ada 28 ribu data yang disinyalir miliki Kepolisian Republik Indonesia bocor dan disebar luaskan secar gratis. Data diri tersebut cukup lengkap mulai dari nama, pangkat, tempat tanggal lahir, satuan kerja, jabatan, agama, golongan darah, hingga pendidikan umum terakhir.

Baca Juga:   5 Cara Menghapus Jejak Digital di Internet

Tak hanya itu, Brasil Son1x666 juga sempat mendeface situs dari Badan Siber dan Sandi Negara(BSSN) dan juga 5 sub domain web Badan Pengkajian dan Pengenalan Teknologi (BPPT).

Brasil Son1x666 mengungkapkan jika hal yang dilakukannya sebagai pembalasan dari hacker yang diduga berasal dari Indonesia yang meretas website negara Brazil.

2. CJ 77

CJ 77 menyerang Database milik Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Oktober 2021 lalu. Dari akun twitternya, dirinya mengakui jika dirinya yang mencuri data tersebut dan mengunggahnya di situs jual beli data ilegal.

Data yang berhasil dicuri yakni identitas pribadi dari orang yang pernah melakukan pengaduan ke KPAI meliputi nama, nomor KTP, kewarganegaraan, nomor telepon, nomor handphone, agama, pekerjaan, pendidikan, alamat, email, tempat tanggal lahir, jenis kelamin hingga tempat tinggal.

Baca Juga:   4 Cara Mudah Melindungi Data Pribadi Dari Pencurian

3. ZYY dam Lutfiefake

ZYY dan Lutfiefake pernah meretas situs resmi Sekretariat Kabinet (Setkab) pada Agustus 2021. Pada laman Setkab menampilkan layar hitam degan foto demonstran dengan membawa bendera merah putih.

Peretas ini tertangkapn oleh pihak kepolisian namun tidak ditahan. Peretas ini dikenakan wajib lapor tiga bulan.

4. Mustang Panda

Pada September 2021 Musang Panda sukses meretas data termasuk data 10 kementrian dan internal Badan Intelejen Nasional (BIN).

Pertasan yang dilakukannya terdeteksi oleh peneliti Insikt pada April 2021. Saat itu mereka tengah mendeteksi server pengendali dan control malware PlugX yang dioperasikan oleh Mustang Panda.

Insikt menemukan ternyata server tersebut berkomunikasi dengan beberapa host dalam jaringan pemerintah Indonesia.