Scroll untuk baca artikel
KabarOtokita

4 Bahaya Minyak Rem Pada Kendaraan Kurang

228
×

4 Bahaya Minyak Rem Pada Kendaraan Kurang

Sebarkan artikel ini

Miliki peranan penting

Minyak rem merupakan suatu cairan yang memiliki peran penting dalam fungsi kerja pengereman yang optimal. Namun dengan seiringnya waktu berjalan, minyak rem akan mengalami pengurangan yang mengakibatkan efek yang cukup fatal bila dibiarkan dalam waktu yang lama.

Minyak rem sendiri memiliki fungsi sebagai pendorong kaliper rem agar kampas bisa menjepit bagian cakram sesuai tekanan saat tuas atau pedal rem dimainkan, selain itu minyak rem juga berfungsi sebagai pengurang panas akibat dari gesekan antar logam (kampas dan cakram). Untuk itu minyak rem harus selalu dalam batas yang normal dan jangan sampai pada titik yang kurang untuk menghindari akibat yang bisa terjadi seperti berikut.

1. Rem blong

Volume minyak rem yang berkurang merupakan indikator adanya masalah dalam sistem pengereman. Bisa saja terjadinya kebocoran pada beberapa komponen seperti master dan selang. Bila mana komponen tersebut mengalami kebocoran dan kerusakan maka dipastikan kinerja rem tidak lagi optimal hingga dapat menyebabkan rem blong.

2. Kampas Rem Menipis

Minyak rem yang berkurang saat kampas rem tipis hal ini sangat wajar terjadi. Hal tersebut dinamakan brake shoe dimana adanya gesekan langsung antara bantalan kampas dengan bagian cakram atau tromol hingga menimbulkan efek terbakar dan bau sangit sehingga rem tidak dapat bekerja secara optimal.

3. Piston Kaliper Rem Macet

Kurangnya minyak rem maka kurang pula daya tekan dan gerak balik pada kaliper rem kendaraan. Hal tersebut dapat mengganggu kinerja rem karena kampas rem tidak dapat kembali merealise sehingga membuat kaliper macet dan kampas rem selalu menekan.

Baca Juga:   3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Dibawa Saat Berkendara, Lebih Tenang dan Selamat

4. Master hidrolis Tidak Bekerja Maksimal

Pada sistem rem hidrolis terdapat suatu komponen yaitu master rem atau master silinder yang mengubah gaya tekan menjadi gaya hidrolis. Bila minyak rem pada posisi titik kurang maka minyak rem yang didistribusikan tidak dapat menekan kampas rem sehingga sulit untuk menghentikan laju kendaraan.