oleh

Sejarah singkat vespa kongo, hadiah untuk TNI pasukan perdamaian

Warna aslinya sesuai pangkat

-Otokita-111 Dilihat

Pengemar motor khususnya vespa pasti takkan asing dengan nama “Vespa Kongo”. Ya benar, vespa yang kini menjadi incaran para kolektor ini memiliki sejarah tersendiri bagi Bangsa Indonesia, khususnya para prajurit TNI.

Sejarah singkat vespa kongo

Vespa ini merupakan hadiah untuk para prajurit TNI yang masuk dalam Pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB yang kala itu dinamakan Kontingen Garuda (Konga) I. Prajurit dikirim ke Mesir pada tahun 1956.

Pada tahun 1960, TNI dengan nama KONGA II dikirim ke Kongo di bawah misi United Nations Operation in the Congo (UNOC) dengan jumlah pasukan 1.074 orang. Mereka bertugas di Kongo sejak September 1960 hingga Mei 1961.

Selanjuttnya pada tahun 1962 pasukan berjumlah 3.457 orang, terdiri atas Batalyon 531/Raiders, satuan-satuan Kodam II/Bukit Barisan, Batalyon Kavaleri 7, dan unsur bantuan tempur, dengan nama KONGA III bertugas hingga akhir 1963.

Setelah menyelesaikan tugas perdamaian, Pasukan Garuda Kembali ke Indonesia dan merima tanda penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia berupa motor vespa.

Ciri Vespa Kongo

Vespa kongo ini dibuat tidak di negara aslinya Italia. Melainkan dibuat di negara Jerman, dengan berbahan baku plat baja yang lebih tebal dan keras dari vespa pada umumnya. Juga memiliki kelengkapan yang lebih lengkap disbanding vespa buatan Italia yang beredar di Indonesia.
Memiliki ciri khas yang berbeda dengan vespa lain, terlihat dari spakboard bulat yang tidak memiliki sambungan, ring/velg 10 inchi, memiliki saklar untuk menyalakan motor disambungan kopling (sebelah kiri), Spedometer yang lebih besar, lampu kecil di atas spidomter serta adanya lambing garuda di body depan sebelah kiri.

Warga vespa kongo punya makna khusus

Vespa kongo sendiri hadir dalam tiga warna yang memiliki makna tersendiri. Warna hijau dengan kapasitas mesin 150cc dihadiahkan untuk tantara dengan pangkat yang tinggi, serta warna kuning dan biru dengan mesin 125cc di berikan pada prajurit dengan tingkat yang lebih rendah.

Harga yang semakin menaik

Tidak bisa dipungkiri vespa ini memiliki harga yang semakin hari semakin naik, selain dikarenakan vespa kongo ini merupakan hadiah dari pemerintah untuk prajurit TNI yang tentunya berbeda dengan yang dijual di pasaran, sehingga para kolektor atau pecinta motor vespa klasik ingin meemiliki sebagai barang koleksi mereka. Kini harga motor vespa inipun dengan kondisi yang baik dan surat surat yang lengkap bisa terjual Rp 70 juta hingga ratusan juta rupiah.

Berita Terkait