Hijau

Gerakan Menanam Sayur di Pekarangan, Ubah Lahan Sempit untuk Kemandirian Pangan

323
×

Gerakan Menanam Sayur di Pekarangan, Ubah Lahan Sempit untuk Kemandirian Pangan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Berkebun by Gemini

Huluhilir.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus memacu langkah nyata untuk menekan angka kemiskinan sekaligus memperkuat kedaulatan pangan hingga ke unit terkecil, yakni rumah tangga. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Pemkab meluncurkan program Pelatihan Pekarangan Mekar Ayu yang menargetkan 1.800 warga kurang mampu sebagai penerima manfaat.

Program ini dirancang untuk mengubah paradigma lahan pekarangan dari sekadar tanah sisa menjadi sumber pangan produktif dan mesin ekonomi tambahan bagi keluarga.

Stimulan 65 Ribu Bibit Sayuran

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 65.000 bibit sayuran berkualitas disiapkan untuk didistribusikan kepada Kelompok Tani (Poktan) di lima lokasi strategis. Ribuan bibit ini akan menjadi stimulan awal bagi warga untuk memulai budidaya mandiri. Targetnya jelas: mengurangi ketergantungan konsumsi harian masyarakat terhadap fluktuasi harga di pasar.

Baca Juga:   Petani Bojonegoro Dapat Jatah Pupuk Subsidi 130.177 Ton

Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bertumpu pada bantuan fisik, melainkan pada keberlanjutan keterampilannya.

“Kami ingin memastikan bahwa 1.800 warga ini tidak hanya menerima bantuan, tapi memiliki ‘aset hidup’ di rumah mereka. Dengan 65 ribu bibit ini, pekarangan bukan lagi sekadar lahan sisa, melainkan lumbung pangan dan modal ekonomi,” tegas Zaenal.

Edukasi Berkelanjutan di Lima Lokasi

Untuk memastikan program ini tidak berhenti di tengah jalan, DKPP akan menggelar pelatihan teknis di lima lokasi berbeda. Fokus utamanya adalah pembekalan keterampilan budidaya yang berkelanjutan. Setiap kelompok tani akan mendapatkan pendampingan intensif agar puluhan ribu bibit tersebut dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil nyata.

Baca Juga:   5 Sentra Agrowisata Bojonegoro, Petik dan Nikmati Buah Segarnya

Dua Pilar Utama: Gizi dan Kesejahteraan

Inisiatif “Mekar Ayu” ini berdiri di atas dua aspek krusial bagi masyarakat kurang mampu:

  1. Ketahanan Pangan & Gizi: Memungkinkan keluarga miskin mengakses sayuran segar dan sehat langsung dari halaman rumah secara gratis.
  2. Peningkatan Ekonomi: Surplus hasil panen tidak hanya untuk konsumsi, tetapi dapat dijual atau diolah kembali menjadi produk bernilai tambah guna menciptakan arus kas (cash flow) baru bagi rumah tangga.