Huluhilir.com – Kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Alun-Alun Bojonegoro dipastikan berhenti sementara selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan tersebut diumumkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro sebagai bagian dari upaya menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, menjelaskan bahwa peniadaan CFD berlaku mulai 22 Februari hingga 22 Maret 2026. Dengan demikian, aktivitas rutin yang biasanya digelar setiap Minggu pagi tersebut untuk sementara tidak dilaksanakan.
“CFD akan kembali digelar pada Minggu, 29 Maret 2026,” jelas Welly.
Ia menegaskan, kebijakan ini diambil guna menjaga suasana Ramadhan tetap khidmat dan kondusif. Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memaklumi langkah tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan suci.
Selama periode peniadaan CFD, arus lalu lintas di sekitar Alun-Alun Bojonegoro kembali berjalan normal sebagaimana hari biasa. Namun, pengecualian dapat diberlakukan apabila terdapat kegiatan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang menggunakan ruas jalan di kawasan tersebut.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, memperhatikan rambu-rambu, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi terciptanya ketertiban dan keamanan bersama.
Pemkab Bojonegoro berharap suasana Ramadhan di wilayahnya dapat berlangsung aman, nyaman, serta membawa kebahagiaan bagi seluruh warga.












