Huluhilir – Samsung, sebuah produsen ponsel terkenal di dunia, telah menciptakan berbagai jenis ponsel sejak tahun 90-an.
Sejarah kelahiran ponsel Samsung mencatat beberapa inovasi pada ponsel-pensel awal mereka yang dirilis dari tahun 1994 hingga tahun 2000.
Salah satunya adalah Anycall SH-770 yang dirilis pada tahun 1994, lima tahun setelah ponsel pertama mereka, yaitu SH-100. Ponsel ini menjadi yang pertama dari Samsung yang dijual dengan merek “Anycall” dan memiliki desain yang lebih ramping dan ringan daripada pendahulunya. Keunggulan ponsel ini adalah kemampuannya untuk digunakan dalam panggilan di wilayah pegunungan dan tempat tinggi.
Tahun 2000, Samsung merilis Samsung SGH-600, ponsel GSM yang dapat mengirimkan sinyal SOS dalam situasi darurat, bahkan di tempat dengan sinyal yang sulit terjangkau. SGH-600 merupakan perangkat yang menggunakan jaringan GSM dan memiliki desain yang lebih modern.
Ponsel berikutnya yang cukup berpengaruh adalah Samsung SCH-3500, yang dirilis pada tahun 1999. Ponsel lipat ini menggunakan model clamshell dengan lipatan vertikal dari atas ke bawah, dilengkapi tombol angka dan huruf di dalamnya. Ponsel ini sangat populer di Amerika Serikat dengan lebih dari 6 juta unit terjual.
Pada tahun 2002, Samsung meluncurkan Samsung SCH-A565, ponsel lipat pertama mereka dengan layar berwarna. Ponsel ini dikenal karena ketahanannya yang tinggi, bahkan dapat berfungsi dengan baik setelah ditabrak oleh truk.
Yang terakhir adalah Samsung GT-i7410 Projector Phone, sebuah ponsel yang dilengkapi dengan proyektor portable bawaan yang dapat memproyeksikan gambar hingga 50 inci secara diagonal. Ponsel ini juga memiliki layar sentuh berukuran 3,2 inci dan kamera 5 MP.
Dalam perjalanannya, inovasi smartphone Samsung dari masa ke masa dapat dikatakan didominasi oleh ponsel dengan desain lipat. Ambisi perusahaan untuk terus meningkatkan inovasi dan desain ponsel dengan mekanisme lipatan telah menghasilkan smartphone layar lipat seperti seri Galaxy Z Fold dan Z Flip yang ada saat ini. Inovasi ini terus menarik minat penggemar gadget di seluruh dunia.












