Huluhilir.com – Selama ini, ingatan kita tentang Bojonegoro mungkin hanya terpaku pada deru mesin bor minyak dan gas bumi. Namun, siapa sangka, di balik tanah yang kaya akan energi fosil ini, tersimpan oase hijau yang menawarkan sensasi manis tak terduga.
Tepatnya di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, sebuah hamparan lahan seluas 3.500 meter persegi kini menjadi primadona baru. Bukan lagi soal minyak, kali ini soal ribuan butir buah anggur yang bergelantungan rendah, siap dipetik langsung dari tangkainya.
Memasuki area kebun yang dikelola Junaidi ini, pengunjung akan langsung disambut oleh kanopi hijau yang meneduhi kepala. Suasana yang asri seketika menghapus bayangan panasnya Bojonegoro. Di sini, pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, tapi juga menjadi “petani sehari”.
Junaidi, bukan sekadar menanam. Ia membawa varietas-varietas unggulan yang namanya terdengar eksotis di telinga. Ada Everest, Julian, Laria, Jupiter, Cerny, hingga varian unik bernama Banana.
Junaidi bercerita dengan antusias tentang karakteristik “anak-anak hijau”-nya itu.
“Setiap jenis punya rahasia rasa. Jupiter itu manis dan wangi, Julian itu kulitnya tipis sekali jadi lumer di mulut, sementara Laria sangat renyah dan segar,” jelasnya sambil menunjukkan pohon-pohon yang baru berusia satu tahun tersebut.
Meski tergolong baru, produktivitas kebun ini tak main-main. Sebanyak 200 pohon di sini mampu menghasilkan hingga 4 kwintal anggur dalam satu masa panen. Hebatnya lagi, ratusan kilogram buah tersebut biasanya ludes terjual hanya dalam waktu tiga hari!
Harapan Baru dari Wisata Desa
Dengan harga Rp100.000 per kilogram, banyak pembeli yang memilih sistem mix atau campur untuk mencicipi semua karakter rasa. Fenomena ini menarik perhatian Bupati dan Dinas Pertanian Bojonegoro yang turun langsung meninjau lokasi.
Kebun anggur Bandungrejo kini menjadi simbol bahwa pertanian inovatif bisa tumbuh subur di tingkat desa. Junaidi berharap langkahnya bisa memicu pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal yang mandiri.
Bagi Anda yang ingin merasakan “revolusi rasa” ini, akses menuju lokasi terbilang sangat ramah. Infrastruktur jalan yang sudah mulus membuat perjalanan menuju Kecamatan Ngasem menjadi bagian dari liburan yang nyaman.
Jadi, jika akhir pekan ini Anda bosan dengan suasana mal atau kafe, segeralah meluncur ke Desa Bandungrejo. Siapkan keranjangmu, pilihlah tangkai yang paling ranum, dan rasakan sendiri bagaimana Bojonegoro merayakan kesuburan tanahnya lewat bulir-bulir anggur yang manis.












