Kabar

Maksimal Promosi Produk, UMKM di Bojonegoro Belajar AI

163
×

Maksimal Promosi Produk, UMKM di Bojonegoro Belajar AI

Sebarkan artikel ini

Huluhilir.com – Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur belajar membuat video promosi produk berbasis Artificial Intelegence (AI), Jumat (6/2/2026) di aula lantai 2 Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro.

Pelaku UMKM yang tergabung dalam Pusat Kreativitas Bojonegoro (PUSKAB) itu dilatih membuat video promosi dari foto produk masing-masing dengan aplikasi AI secara gratis,  untuk selanjutnya di share di media sosial.

Ketua PUSKAB, Adib Nurdiyanto menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk membantu pelaku UMKM untuk memiliki iklan yang bagus sehingga produknya laris terjual.

“Jadi selama ini kalau bikin video promo mengundang talent dan berbayar, sekarang tidak perlu bayar lagi karena tergantikan oleh tokoh yang dibuat AI,” kata Adib.

Baca Juga:   Kerjaan Sampingan Hasilkan Cuan Banyak: Cerita Usaha Ali Rohman Beternak Puyuh

Peserta pelatihan,  Lidya Kristiana mengaku menyesal baru tahu ada cara yang mudah, dan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk promosi yang menarik dan efektif menggunakan AI.

“Menyesal kenapa tidak dari dulu tahu dan belajar ini. Saya bisa lebih tahu, bisa berinovasi dengan produk-produk kita, dengan foto produk yang lebih baik, dan video yang lebih baik, pemasaran menjadi lebih baik. Semoga ada ada pelatihan lagi lebih dari ini agar saya tidak menyesal lagi,” aku Lidya.

Peserta lain, Agus Budi Utama yang mengaku banyak mendapatkan ilmu dari pelatihan ini, terutama menggunakan AI. “Semoga produk lebih laris lagi, dan ke depan juga lebih prospek,” ujar pria yang menjual dan terima pesanan rice bowl itu.

Baca Juga:   Proyek Strategis Penataan Kota Bojonegoro Terus Dimatangkan

“Selama ini jarang ada penjahit seperti saya yang menggunakan AI untuk promosi produk yang sabgat bagus dan recomended,” kata peserta lainnya, Winarti asal Kecamatan Balen.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro mengapresiasi adanya pelatihan bagi pelaku UMKM. Hal ini merupakan salah satu langkah percepatan yang dilakukan oleh komunitas dalam rangka membantu anggota nya terutama dalam pembuatan video promo produk yang bisa meningkatkan penjualan para pelaku UMKM.

Menurutnya, softskill menggunakan AI untuk promosi produk penting bagi para pelaku UMKM. “Di era saat ini,  promosi sangat penting agar orang tahu produk yang dijual. Terlebih, promosinya menarik dan viral pasti bisa terkenal,” ulasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga hadir dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) KabupatenBojonegoro, Kasubag Umum dan Kepegawaian,  Agus Purnomo yang menejelaskan adanya BRIDA.

Baca Juga:   266 Pedagang Rengkek di Bojonegoro Terima Bantuan Tambahan Modal

“Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Bojonegoro resmi dibentuk melalui pengesahan Raperda SOTK pada Oktober 2025 lalu, untuk memperkuat kajian, penelitian, dan inovasi berbasis ilmiah guna mendukung kebijakan pemerintah daerah. Lembaga ini mengampu fungsi litbang (penelitian dan pengembangan) yang sebelumnya di bawah Bappeda.

“BRIDA di bawah Pemerintah Daerah. Pendiriannya disusun sejumlah unsur secara kolaboratif dan inovatif.  Pembentukan dan programnya dikoordinasikan langsung dengan BRIN. Diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi organisator, sekaligus kolaborator untuk memecahkan permasalahan berbasis riset,” ulas Agus.