Mempunyai kucing tentu sangat menyenangkan. Tingkah polahnya yang lucu, membuat pemilik kucing rela merawatnya dengan mengeluarkan uang tak sedikit. Apalagi jika kucing itu punya warna yang cantik dan menggemaskan.
Nah, tapi pernah enggak Anda mendengar bahwa kucing jantan belang tiga sangat langka? Artinya jarang sekali kita akan menemui ada kucing jantan belang tiga. Kalaupun ada kucing belang tiga, biasanya betina.
Tak heran jika ada mitos menyebutkan bahwa kucing jantan belang tiga mempunyai kelebihan dibanding kucing pada umumnya. Konon, tentu saja ini dilebih-lebihkan, kucing jantang belang tiga mampu memburu tikus tanpa harus menangkapnya, tapi cukup dengan tatapan matanya saja. Wow.
Nah, bagaimana sebenarnya fenomena kucing jantan belang tiga?
Dikutip dari laman Dikti.Kemendikbud, Prof Ronny Rachman Noor, Guru Besar IPB University sekaligus Geneticist, Pemerhati Pendidikan dan Budaya, menjelaskan terkait fenomena genetik yang menjadi misteri pada kucing. Yaitu kucing belang tiga atau dalam dunia perkucingan dikenal sebagai kucing Calico.
Menurut sang profesor, kemunculan warna belang tiga disamping melibatkan cara pewarisan sifat terpaut kelainan (sex linked) juga melibatkan gen yang ada di autosom yang mengontol kemunculan warna solid dan warna totol-totol putih.
Ada tiga kombinasi pola warna. Yakni
1. Polos (jika gennya ada dalam keadaan homosigot resesif (ss),
2. Totol putih terbatas jika ada dalam keadaan heterosigot (Ss) dan
3. Totol putih yang intensif jika gennya ada dalam keadaan homosigot dominan (SS).
Warna belang tiga akan muncul jika kombinasi gen yang menghasilkan warna tortoiseshell bersamaan dengan gen yang menyebabkan warna totol putih baik homisigot (SS) maupun heterosigot (Ss).
“Jadi secara genetik, hanya ada kucing belang tiga betina saja karena kucing betina memiliki dua krosomosm X (XX) dan gen pengontrol munculnya warna merah (orange, kuning dan cream) dan warna hitam (coklat, tabby dan biru) yang ada di kromosom sex X ada dalam keadaan heterosigot,” jelasnya.
Tapi, meski sangat jarang, masih ada kemungkinan muncul kucing jantan belang tiga. Salah satunya terjadi karena abnormalitas jumlah kromosom X. Yaitu memiliki kelebihan kromosom X, sehingga kucing jantan yang biasanya memiliki kromosom sex XY kini memiliki kromosom sex XXY.












