Usaha

Peringatan HUT Ke-18 Sampoerna Retail Community Digelar di Pendopo Malowopati Bojonegoro

193
×

Peringatan HUT Ke-18 Sampoerna Retail Community Digelar di Pendopo Malowopati Bojonegoro

Sebarkan artikel ini

Semangat kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Sampoerna Retail Community (SRC) Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan yang digelar di Pendopo Malowopati, Bojonegoro, Kamis (4/6/2026) ini dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua PT SRC Indonesia Romulus Susanto, jajaran DPRD Kabupaten Bojonegoro, serta ratusan anggota SRC dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro.

Peringatan HUT ke-18 SRC ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan SRC yang kini telah menjadi salah satu jaringan toko kelontong terbesar di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengapresiasi perkembangan SRC yang dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat hingga tingkat desa. Menurutnya, keberadaan toko kelontong yang tergabung dalam SRC memiliki peran strategis dalam memperluas akses pemasaran produk lokal dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:   Pendapatan Daerah Bojonegoro 2025 Tembus Rp6,4 Triliun

“Saat ini terdapat sekitar 750 pedagang atau toko di Bojonegoro yang telah bergabung dengan SRC. Ke depan, kami berharap jumlah ini terus bertambah dan dapat menjangkau seluruh kecamatan hingga desa-desa di Kabupaten Bojonegoro,” kata Nurul Azizah.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro siap mendukung penguatan usaha masyarakat melalui berbagai program lintas sektor, mulai dari pembinaan usaha, kemudahan perizinan, pengembangan produk lokal, hingga kolaborasi dengan sektor peternakan dan pertanian.

“Kami ingin membangun ekosistem ekonomi yang saling mendukung. Produk-produk lokal Bojonegoro harus memiliki ruang pemasaran yang lebih luas, dan SRC dapat menjadi salah satu mitra strategis dalam mewujudkan hal tersebut,” jelasnya.

Nurul Azizah juga mengajak seluruh anggota SRC untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat peran toko kelontong sebagai pusat ekonomi masyarakat di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:   Polo Pendem Kukus 6, Bisnis Sehat dan Menyehatkan 

Sementara itu, Ketua PT SRC Indonesia, Romulus Susanto, dalam sambutannya menceritakan perjalanan SRC sejak berdiri pada tahun 2008. Saat itu jumlah anggota SRC baru mencapai 57 toko. Kini, setelah 18 tahun berjalan, SRC telah berkembang menjadi lebih dari 250 ribu toko yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

“Ketika SRC pertama kali berdiri, kami tidak pernah membayangkan akan tumbuh sebesar ini. Saat ini lebih dari 250 ribu toko tergabung dalam SRC dan menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Romulus menjelaskan, berdasarkan survei terbaru tahun 2026, kontribusi ekonomi jaringan SRC mencapai sekitar Rp251 triliun. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Baca Juga:   Lapangan Gas JTB Kapan Mulai Produksi? Ini Perjalanan Proyek Nasional di Bojonegoro

“Konsumsi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi tidak akan berjalan optimal tanpa kerja sama yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta. SRC hadir untuk memperkuat UMKM, membuka peluang usaha, dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui peringatan HUT ke-18 ini, SRC Kabupaten Bojonegoro diharapkan semakin berkembang sebagai wadah pemberdayaan UMKM dan toko kelontong, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok desa.[fif/nn]