Kabar

Mahasiswa KKN 48 UNUGIRI Gandeng Produk Tas Lokal Aprime by Polonine Luncurkan Model Tas Terbaru

700
×

Mahasiswa KKN 48 UNUGIRI Gandeng Produk Tas Lokal Aprime by Polonine Luncurkan Model Tas Terbaru

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN 48 UNUGIRI Gandeng Produk Tas Lokal Aprime by Polonine Luncurkan Model Tas Terbaru
Mahasiswa KKN 48 UNUGIRI Gandeng Produk Tas Lokal Aprime by Polonine Luncurkan Model Tas Terbaru (Sumber: Dokumentasi)

Huluhilir – Kegiatan memperkenalkan produk baru ke pasar atau kepada konsumen merupakan suatu hal penting dalam kegiatan berbisnis, karena dengan hal itu menjadikan produk dari brand tertentu mampu diketahui oleh kalangan luas.

Seperti halnya pemilik usaha tas yang ada di desa Buntalan ini, Beliau sudah merintis usaha sejak 5 tahun yang lalu dan mempunyai brand untuk tas produksinya sendiri, dan bahkan beliau merupakan penyetok barang dari salah satu brand yang ada di Surabaya.

Pak Mahfud dan istrinya sudah merintis usaha sejak lama namun sampai detik ini hanya melayani pesanan saja.

“Sampai hari ini kami masih belum bisa menjualkan produk kami dengan brand kami sendiri karena memang untuk strategi penjualannya masih belum bisa apalagi dimedia sosial” kata Pa Mahfud.

Baca Juga: Aksi Lucinta Luna menari bak tokoh Ayu dalam ‘KKN di Desa Penari, Netizen: adu mekanik

Baca Juga:   Kualitas Terbaik Dimiliki oleh 5 Merek Kosmetik Lokal Terkenal yang Sering Dikira Produk Luar Negeri

Dengan adanya bantuan KKN 48 ini pak Mahfud mengakui sangat terbantu karena dengan itu beliau bisa terbuka pemikirannya dan lebih jelas untuk melangkah kedepan.

“Sebetulnya dengan adanya teman-teman KKN ini kami merasa sangat terbantu karena sejauh ini saya hanya fokus di produksi saja dan tidak tau harus bagaimana, tapi dengan adanya teman-teman KKN dibantu sekali tentang ide dan perencanaan pemasarannya”.

Mahasiswa KKN 48 UNUGIRI Gandeng Produk Tas Lokal Aprime by Polonine Luncurkan Model Tas Terbaru
Mahasiswa KKN 48 UNUGIRI Gandeng Produk Tas Lokal Aprime by Polonine Luncurkan Model Tas Terbaru (Sumber: Dokumentasi)

Ketika tim KKN unugiri mengunjungi UMKM ini dan melakukan observasi didapatkan hasil bahwa untuk kesiapan rumah produksinya pun sudah baik dari segi peralatan, tenaga dan juga bahan-bahan tas, bahkan dalam sehari bisa memproduksi 50-100 pcs tas, di samping itu untuk fasilitas seperti halnya HP dan akses internet juga sudah memadai seperti yang disampaikan oleh Koordinator Bidang UMKM Rudi Rohimawan

“Untuk fasilitas dan kondisi rumah produksinya sudah bagus, bahan tas yang dibuat juga sudah bagus tapi memang seperti yang disampaikan owner bahwa untuk pemasarannya yang masih kurang maksimal” kata Rudi Rohimawan.

Baca Juga:   Grand launching Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNUGIRI tahun 2022

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Layar Laptop Mati Tapi Lampu Indikator Menyala

Pada kesempatan tersebut, tim kkn 48 unugiri telah melaunching produk sekaligus peresmian toko online milik bapak Mahfud, seperti yang disampaikan ketua kelompok KKN 48 Buntalan.

“Untuk hari ini alhamdulillah kami TIM KKN unugiri resmi melaunching produk tas milik bapak Mahfud setelah beberapa hari kami melakukan riset pasar untuk model tas dan harga yang dapat bersaing dipasaran dan akhirnya setelah memberikan masukan akhirnya beberapa model tas dapat dilaunching dan mulai diupload di media sosial yang sudah kami buatkan juga, untuk Tim KKN kemarin sudah menyiapkan untuk akun instagram, shopee dan tiktok” kata Ketua KKN 48, A’Yun Istofia.

Dari kegiatan ini diharapkan dengan adanya KKN 48 mampu memberikan dampak yang baik bagi masyarakat di desa Buntalan salah satunya tas ini, Dosen pembimbing lapangan yang juga turut hadir dalam peluncuran produk hari itu juga menuturkan.

Baca Juga:   PKPT UNUGIRI Gelar LAKMUD Demi Terciptanya Kader Perubahan di Era 5.0

“Sangat bagus sekali untuk produk yang sudah dibuat dari segi bahan dan design, jadi untuk kelanjutannya teman-teman KKN akan membantu untuk memantau keberlanjutan untuk penjualan onlinenya, Semoga ini akan menjadi awal yang baik bagi semua.” ujar Dosen Pembimbing Lapangan, Ifnu Wisma.

Baca Juga: Pure Underarm Cream by Jellys, Solusi Ampuh untuk Ketemu Kulit Ketek Cerah dan Halus

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan semangat kepada pelaku UMKM lain yang ada di desa Buntalan untuk mau mencoba terjun di dunia digital marketing. Karena sejauh ini banyak UMKM yang ada namun tidak semua pelaku UMKM sudah paham dan sadar akan pentingnya strategi digital marketing.