Huluhilir.com – Perekonomian suatu daerah bisa diukur dengan melihat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Ini seperti melihat “nilai total” dari semua barang dan jasa yang dihasilkan di daerah tersebut dalam satu tahun. Di Kabupaten Bojonegoro, kondisi ekonomi di tahun 2024 menunjukkan beberapa hal menarik. Berikut data-data ekonomi Bojonegoro yang diolah dari laman BPS Bojonegoro.
Apa Itu PDRB?
- PDRB adalah singkatan dari Produk Domestik Regional Bruto.
- Ini adalah salah satu indikator penting untuk mengukur kesehatan ekonomi suatu daerah.
- PDRB dihitung dalam dua cara:
- Atas dasar harga berlaku: Nilai barang dan jasa pada harga saat ini.
- Atas dasar harga konstan: Nilai barang dan jasa pada harga tahun dasar, untuk melihat pertumbuhan riil.
Kondisi Ekonomi Bojonegoro Tahun 2024:
Secara keseluruhan, PDRB Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2024 mencapai:
- Rp 101.794,09 miliar (atas dasar harga berlaku).
- Rp 64.367,43 miliar (atas dasar harga konstan).
Pertumbuhan ekonomi Bojonegoro tercatat sebesar 1,67 persen.
Jika sektor minyak dan gas (migas) tidak dihitung, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,15 persen. Ini menunjukkan sektor non-migas memiliki pertumbuhan yang sangat baik.
Sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah sektor Transportasi dan Pergudangan yaitu sebesar 12,48 persen.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (PKLNPRT) sebesar 13,06 persen.
Sektor-sektor Utama Perekonomian Bojonegoro:
Perekonomian Bojonegoro ditopang oleh beberapa sektor utama, yaitu:
- Pertambangan dan Penggalian: Sektor ini masih menjadi yang terbesar, menyumbang 47,54 persen dari total PDRB.
- Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan: Sektor ini menyumbang 11,85 persen.
- Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor: Sektor ini menyumbang 9,00 persen.
- Konstruksi: Sektor ini menyumbang 7,19 persen.
- Industri Pengolahan: Sektor ini menyumbang 6,95 persen.
- Informasi dan Komunikasi: Sektor ini menyumbang 6,18 persen.
- Keenam sektor ini secara keseluruhan menyumbang 88,70 persen dari perekonomian Bojonegoro.
Prediksi Ekonomi Tahun 2025:
Untuk melihat tahun 2025, data yang paling akurat akan tersedia setelah akhir tahun tersebut. Namun, kita bisa memperkirakan beberapa hal:
- Jika sektor non-migas terus tumbuh seperti tahun 2024, diharapkan pertumbuhan ekonomi keseluruhan juga akan meningkat.
- Investasi di sektor-sektor non-migas perlu terus didorong untuk mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan.
- Perkembangan sektor transportasi dan pergudangan, serta sektor informasi dan komunikasi perlu terus diperhatikan dan di optimalkan.
Perekonomian Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2024 menunjukkan pertumbuhan yang positif, terutama di sektor non-migas. Dengan terus mengembangkan sektor-sektor potensial, diharapkan perekonomian Bojonegoro akan semakin kuat di tahun-tahun mendatang.












