Kabar

Wajah Alun-alun Bojonegoro, Pasar Kota, dan Taman Rajekwesi Akan Ditata Ulang

311
×

Wajah Alun-alun Bojonegoro, Pasar Kota, dan Taman Rajekwesi Akan Ditata Ulang

Sebarkan artikel ini
Pasar Kota Bojonegoro/Foto: Bojonegorokab

Huluhilir.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai mematangkan rencana besar transformasi wajah kota. Fokus utama penataan kali ini menyasar tiga titik krusial, yakni Alun-alun Bojonegoro, Pasar Kota, dan Taman Rajekwesi.

Dalam rapat koordinasi di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Jumat (19/12/2025), Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa penataan ini adalah langkah mendesak untuk menciptakan ikon baru yang modern namun tetap memiliki nilai sosial yang kuat.

Alun-alun: Dari Kepadatan Menuju Ruang Multifungsi

Bupati Setyo Wahono menyoroti kondisi Alun-alun Bojonegoro saat ini yang dinilai sudah tidak mampu menampung dinamika aktivitas warga. Menurutnya, ruang publik tersebut kini terasa terlalu padat dan kurang teratur.

Baca Juga:   Parama Hansa Abhipraya, Bocah 7 Tahun Asal Bojonegoro Sabet Juara Matematika di Kancah Internasional

“Kondisi Alun-alun Bojonegoro hari ini sudah sangat padat dan tidak teratur. Fungsi sosial serta area rekreasi keluarga di sana masih sangat kurang. Kita ingin menciptakan ruang terbuka hijau yang multifungsi, ramah keluarga, sekaligus bisa menjadi destinasi wisata olahraga,” ujar Bupati Wahono.

Menyeimbangkan Estetika dan Ekonomi Lokal

Selain estetika kota, Bupati menekankan bahwa penataan ulang ini harus mampu mengakomodasi potensi ekonomi kerakyatan. Ia menginginkan adanya ruang yang lebih baik dan teratur bagi pelaku usaha kecil tanpa mengorbankan kenyamanan pengunjung.

“Kita tahu lahan kita terbatas, sementara keinginan kita banyak. Maka, pelan-pelan kita susun skala prioritas. Yang utama adalah tempat tersebut harus bisa menampung kegiatan sosial masyarakat dan juga memberi ruang bagi UMKM atau PKL secara teratur,” tambah warga asli Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo ini.

Baca Juga:   Sumber-sumber minyak dan gas bumi di Bojonegoro, apa saja?

Mewujudkan Kota yang Inklusif

Senada dengan Bupati, Sekda Bojonegoro Edi Susanto menyampaikan bahwa proyek ini merupakan tonggak awal untuk melahirkan wajah kota yang lebih inklusif. Ia berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan masukan kritis terhadap rencana yang dipaparkan tim konsultan.

“Tujuan besar kita adalah menata wajah Kota Bojonegoro agar lebih inklusif dan modern, namun tetap memiliki identitas lokal yang kuat. Rencana ini harus benar-benar matang sebelum dieksekusi,” pungkas Edi Susanto.

Melalui penataan ulang di Alun-alun, Pasar Kota, dan Taman Rajekwesi, Pemkab Bojonegoro optimis dapat menghadirkan ruang publik yang lebih berkualitas dan mampu meningkatkan kebahagiaan serta produktivitas warganya.