Huluhilir.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mencatatkan performa keuangan yang impresif sepanjang tahun anggaran 2025. Realisasi pendapatan daerah tidak hanya memenuhi target, tetapi berhasil melampaui angka yang direncanakan dengan capaian mencapai Rp6,4 triliun atau setara 109 persen dari target awal sebesar Rp5,8 triliun.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, mengungkapkan bahwa capaian ini menjadi modal yang sangat kuat bagi pemkab untuk melanjutkan percepatan pembangunan di tahun anggaran 2026.
“Dalam APBD Tahun 2025, dari sisi pendapatan kita berhasil merealisasikan 109 persen. Ini merupakan hasil kerja keras kolektif dalam memaksimalkan potensi daerah dan koordinasi pusat,” ujar Nurul Azizah, Rabu (7/1/2026).
Keberhasilan melampaui target ini ditopang oleh dua sektor utama pendapatan daerah:
- Pendapatan Asli Daerah (PAD): terealisasi sebesar Rp1,13 triliun (106%) dari target Rp1,06 triliun.
- Pendapatan Transfer: mencatatkan total Rp5,3 triliun, dengan rincian:
- Dana Perimbangan: Rp4,77 triliun (112% dari target Rp4,23 triliun).
- Transfer Pemerintah Pusat: Rp405 miliar (97,04%).
- Transfer Antar Daerah: Rp125 miliar (94,24%).












