Kabar

Indeks Pelayanan Publik Bojonegoro 2026 Nomor 6 Nasional

177
×

Indeks Pelayanan Publik Bojonegoro 2026 Nomor 6 Nasional

Sebarkan artikel ini

Huluhilir.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah kembali menorehkan catatan gemilang di tingkat nasional. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kabupaten Bojonegoro berhasil melesat ke peringkat 6 nasional untuk kategori kabupaten se-Indonesia.

Pencapaian ini diumumkan melalui hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP). Nilai IPP Bojonegoro tercatat mengalami kenaikan signifikan, dari 4,21 pada tahun 2025 menjadi 4,68 pada awal tahun 2026, yang menempatkan Bojonegoro dalam Kategori A (Sangat Baik).

Lompatan Prestasi yang Signifikan

Prestasi tahun ini dianggap sebagai lompatan luar biasa. Pasalnya, pada tahun sebelumnya, peringkat IPP Bojonegoro masih berada di posisi 100 besar. Dalam waktu satu tahun, sinergi pemerintah daerah mampu membawa Bojonegoro menembus jajaran 10 besar nasional.

Baca Juga:   Ubah fokus di metode gasing untuk wujudkan generasi hebat

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026 yang ditandatangani oleh Menteri Rini Widyantini pada 9 Januari 2026, evaluasi ini mencakup 415 kabupaten di seluruh Indonesia. Proses penilaian dilakukan secara ketat melalui tahap pengolahan data, validasi, hingga penentuan akhir oleh tim evaluator profesional.

“Hasil pemantauan dan evaluasi telah melalui proses pengolahan, validasi, dan penentuan akhir oleh tim evaluator,” tegas Menteri PAN-RB Rini Widyantini dalam kutipan SK tersebut.

Komitmen Pelayanan Berorientasi Masyarakat

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menyatakan bahwa capaian ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan profesional.

“Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Nurul Azizah saat ditemui pada Sabtu (10/1/2026).

Baca Juga:   266 Pedagang Rengkek di Bojonegoro Terima Bantuan Tambahan Modal

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan ini mencerminkan standar pelayanan di tingkat dinas, kecamatan, hingga desa yang telah memenuhi ekspektasi tinggi masyarakat serta standar nasional. Namun, pemerintah tidak lantas berpuas diri.

Inovasi Berkelanjutan

Ke depan, Pemkab Bojonegoro berencana untuk terus memperkuat inovasi layanan guna memastikan transparansi dan kecepatan akses bagi warga.

“Ke depan kami akan terus memperkuat inovasi layanan, meningkatkan kecepatan dan transparansi, serta memastikan akses pelayanan publik semakin mudah dirasakan masyarakat,” tambah Nurul.

Capaian peringkat 6 nasional ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bojonegoro untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan layanan secara berkelanjutan demi memenuhi harapan masyarakat luas.