Rumus Bangun Datar Beserta Contoh lengkapnya – Bangun datar adalah suatu objek geometri yang terdiri dari bidang datar yang dibatasi oleh beberapa garis yang membentuk sisi-sisi bangun tersebut. Contohnya meliputi segitiga, persegi, trapesium, dan sebagainya. Bangun datar memiliki dua dimensi, yaitu panjang dan lebar, dan tidak memiliki ketebalan atau kedalaman. Bangun datar digunakan dalam berbagai bidang, seperti matematika, arsitektur, dan desain. Dalam matematika, bangun datar sering digunakan untuk mempelajari konsep seperti luas, keliling, dan sudut.
Baca Juga: Rumus Balok: Pengertian, Sifat dan Contohnya
Rumus Bangun Datar Beserta Contoh lengkapnya

Karakteristik Bangun Datar
Berikut adalah beberapa karakteristik umum dari bangun datar:
1. Terdiri dari sisi-sisi yang membentuk bangun tersebut.
2. Sisi-sisinya adalah garis lurus atau melengkung.
3. Setiap sisi memiliki dua ujung atau titik akhir.
4. Terdiri dari sudut-sudut yang membentuk bangun tersebut.
5. Sudut-sudutnya dapat berupa sudut tumpul, sudut lancip, atau sudut siku-siku.
6. Terdiri dari titik-titik sudut tempat dua sisi bertemu.
7. Terdiri dari diagonal, yaitu garis yang menghubungkan dua titik sudut tidak bersebelahan.
8. Memiliki luas, yaitu besaran yang mengukur ukuran bidang datar yang tertutup oleh bangun tersebut.
9. Memiliki keliling, yaitu besaran yang mengukur panjang garis yang membentuk bangun tersebut.
10. Dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk dan sifat-sifatnya, seperti segitiga, segiempat, persegi, lingkaran, simetri, dan sebagainya.
Karakteristik-karakteristik ini memungkinkan kita untuk mempelajari sifat-sifat dan perhitungan matematika yang berkaitan dengan bangun datar, seperti menghitung luas dan keliling serta menerapkan konsep-konsep geometri lainnya.
Rumus-Rumus Bangun Datar
Berikut adalah beberapa rumus-rumus yang umum digunakan dalam bangun datar:
1. Persegi
Luas persegi = sisi x sisi
Keliling persegi = 4 x sisi
Berikut adalah contoh soal tentang luas dan keliling persegi:
Contoh Soal:
Sebuah persegi memiliki sisi sepanjang 8 cm. Berapakah luas dan keliling persegi tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui: sisi = 8 cm
Rumus luas persegi = sisi x sisi
L = 8 cm x 8 cm
L = 64 cm²
Rumus keliling persegi = 4 x sisi
K = 4 x 8 cm
K = 32 cm
Jadi, luas persegi tersebut adalah 64 cm² dan kelilingnya adalah 32 cm.
2. Persegi Panjang
Luas persegi panjang = panjang x lebar
Keliling persegi panjang = 2 x (panjang + lebar)
Berikut adalah contoh soal tentang luas dan keliling persegi panjang:
Contoh Soal:
Sebuah persegi panjang memiliki panjang 10 cm dan lebar 5 cm. Berapakah luas dan keliling persegi panjang tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui: panjang = 10 cm, lebar = 5 cm
Rumus luas persegi panjang = panjang x lebar
L = 10 cm x 5 cm
L = 50 cm²
Rumus keliling persegi panjang = 2 x (panjang + lebar)
K = 2 x (10 cm + 5 cm)
K = 2 x 15 cm
K = 30 cm
Jadi, luas persegi panjang tersebut adalah 50 cm² dan kelilingnya adalah 30 cm.
3. Segitiga
Luas segitiga = 1/2 x alas x tinggi
Keliling segitiga = sisi 1 + sisi 2 + sisi 3
Berikut adalah contoh soal tentang luas dan keliling segitiga:
Contoh Soal:
Sebuah segitiga memiliki alas sepanjang 12 cm dan tinggi sepanjang 8 cm. Berapakah luas dan keliling segitiga tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui: alas = 12 cm, tinggi = 8 cm
Rumus luas segitiga = 1/2 x alas x tinggi
L = 1/2 x 12 cm x 8 cm
L = 48 cm²
Untuk mencari keliling segitiga, kita harus mengetahui panjang sisi-sisinya. Namun, informasi tentang panjang sisi-sisi tidak diberikan dalam soal ini.
4. Trapesium
Luas trapesium = 1/2 x (jumlah sisi sejajar) x tinggi
Keliling trapesium = jumlah semua sisi
Berikut adalah contoh soal tentang luas dan keliling trapesium:
Contoh Soal:
Sebuah trapesium memiliki panjang sisi sejajar 8 cm dan 12 cm, serta tinggi 6 cm. Berapakah luas dan keliling trapesium tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui: sisi sejajar 1 = 8 cm, sisi sejajar 2 = 12 cm, tinggi = 6 cm
Untuk mencari luas trapesium, kita perlu menggunakan rumus luas trapesium yaitu 1/2 x (jumlah sisi sejajar) x tinggi.
L = 1/2 x (8 cm + 12 cm) x 6 cm
L = 60 cm²
Untuk mencari keliling trapesium, kita perlu mengetahui panjang sisi-sisinya. Namun, informasi tentang panjang sisi-sisi tidak diberikan dalam soal ini.
5. Lingkaran
Luas lingkaran = π x jari-jari x jari-jari
Keliling lingkaran = 2 x π x jari-jari
Berikut adalah contoh soal tentang luas dan keliling lingkaran:
Contoh Soal:
Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 7 cm. Berapakah luas dan keliling lingkaran tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui: jari-jari = 7 cm
Rumus keliling lingkaran = 2 x pi x jari-jari
K = 2 x 22/7 x 7 cm
K = 44 cm
Rumus luas lingkaran = pi x jari-jari^2
L = 22/7 x 7 cm x 7 cm
L = 154 cm²
Catatan:
– Sisi adalah panjang satu sisi dari bangun datar
– Alas adalah panjang garis yang sejajar dan sejajar dengan alas yang lain pada trapesium.
– Tinggi adalah garis tegak lurus dari alas ke sisi bersebrangan pada segitiga atau trapesium.
– Jari-jari adalah garis dari titik pusat lingkaran ke titik tepi lingkaran.
– π (pi) adalah konstanta yang bernilai sekitar 3.14.












