HULUHILIR.COM – Umumnya, tiap daerah memiliki makanan khasnya sendiri. Di Bojonegoro, Anda bisa menemukan kuliner yang unik dan mungkin belum pernah Anda rasakan sebelumnya.
Meskipun Bojonegoro dikenal sebagai “Kota Minyak” karena keberlimpahan sumber daya minyak bumi, namanya belum sepenuhnya terhubung dengan kuliner, berbeda dengan Kediri yang dikenal sebagai “Kota Tahu” atau Lamongan yang disebut sebagai “Kota Soto.”
Walau begitu, Bojonegoro memiliki beragam kuliner khas yang patut dicoba, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat.
Makanan Khas Bojonegoro
Berikut adalah beberapa makanan khas Bojonegoro:
1. Krupuk Klenteng berdiri sejak 1929

Krupuk klenteng atau bisa juga dikatakan krupuk Bangjo ini menjadi salah satu oleh-oleh khas Bojonegoro. Pabrik krupuk klenteng ini bertempat di Jalan Jaksa Agung Suprapto Banjarjo, Bojonegoro.
Memiliki warna krupuk yang unik, yakni merah dan hijau membuat konsumen tertarik dengan keunikan ini, serta memiliki rasa yang gurih dan renyah yang pas. Pabrik krupuk klenteng ini berdiri sudah sejak 1929 hingga kini masih beroprasi.
2. Ledre
Kue ledre berbentuk tipis dan panjang yang terbuat dari tepung manis. Kue ini memiliki tekstur renyah dan rasa yang gurih, cocok untuk dinikmati sebagai teman saat minum teh atau kopi.
3. Wader Kali
Wader adalah ikan kecil yang hidup di perairan tawar seperti sungai. Di Bojonegoro, wader diolah menjadi hidangan asin yang lezat dan cocok disantap dengan nasi hangat. Anda bisa menemukan berbagai hidangan wader di restoran-restoran setempat.
4. Nasi Flambe
Nasi flambe merupakan hidangan yang terdiri dari nasi putih, telur dadar, suwiran ayam, udang goreng tepung, dan lalapan. Yang membuatnya istimewa adalah teknik memasak sambalnya yang terbakar api saat dimasak.
5. Sego Mawut
Sego mawut adalah hidangan nasi yang disajikan dengan sayur tauge dan telur sebagai lauknya. Cocok dinikmati pada pagi atau malam hari.
6. Peyek Bayam
Peyek biasanya dibuat dari bahan dasar kacang atau teri, tetapi di Bojonegoro, Anda bisa menikmati peyek bayam yang renyah. Kuliner ini cocok sebagai camilan atau teman makan.
7. Ender-Ender
Ender-ender adalah camilan berbahan dasar ubi jalar, tepung tapioka, dan margarin. Camilan ini memiliki tekstur renyah dan rasa asin yang lezat.
8. Salak Wedi
Istilah “salak wedi” biasanya digunakan oleh warga Kapas, Kabupaten Bojonegoro, dan berarti “salah tanah.”
9. Balung Kuwuk
Balung kuwuk adalah camilan yang terbuat dari ketela yang digoreng hingga kering. Camilan ini bisa bertahan hingga 5 pekan.
10. Gethuk
Gethuk adalah hidangan berbahan dasar singkong putih atau kuning yang dikukus, lalu ditumbuk dengan gula. Gethuk biasanya disajikan dengan parutan kelapa.
11. Keripik Jahe
Keripik jahe, seperti namanya, terbuat dari jahe yang dicampur dengan gula. Camilan ini memiliki rasa pedas, manis, dan renyah, serta memberikan sensasi hangat di mulut saat Anda menyantapnya.
Jadi, ketika Anda mengunjungi Bojonegoro, jangan lupa mencoba beragam kuliner khas yang unik ini!












