Huluhilir.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan. Dua program unggulan yang diluncurkan adalah bantuan bibit sayuran dan paket ayam petelur unggul.
Bantuan Bibit Sayuran untuk Keluarga Prasejahtera
Program bantuan bibit sayuran bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan keluarga prasejahtera. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menjelaskan bahwa program ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka dengan menanam sayuran.
“Agar masyarakat prasejahtera lebih berdaya, kita mendorong mereka untuk dapat mengoptimalkan pekarangan rumahnya melalui penanaman tanaman sayur mayur. Alhamdulillah, hingga saat ini kami telah menyalurkan 9.450 bibit tanaman sayuran di 8 desa,” ujar Bupati Wahono.
Program ini juga dilengkapi dengan teknologi ramah lingkungan, seperti Instalasi Pemanen Air Hujan (IPAH), untuk membantu warga merawat tanaman.
Ratmi, warga Desa Jatimulyo, salah satu penerima manfaat, mengaku sangat terbantu dengan program ini. “Nggih, sangat berguna,” ungkapnya. Ia berharap hasil panen dapat dijual untuk menambah pendapatan keluarga.
Pemkab Bojonegoro berencana memperluas jangkauan program ini agar lebih banyak warga yang merasakan manfaatnya.
“Ke depan, kami akan terus berupaya memperluas jangkauan agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari ikhtiar ini. Kita harap program penyediaan bibit tanaman sayuran ini dapat terus mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati Wahono.
Paket Ayam Petelur Unggul untuk Tingkatkan Gizi dan Ekonomi
Selain bantuan bibit sayuran, Pemkab Bojonegoro juga meluncurkan program Paket Ayam Petelur Unggul. Program ini bertujuan untuk menyediakan sumber pangan bergizi dan membuka peluang ekonomi bagi keluarga prasejahtera.
“Agar warga mendapatkan gizi yang cukup, dan ekonomi masyarakat tumbuh, kita akan memulai program budidaya ayam petelur unggul di Bojonegoro. Kami mengadopsi inovasi dari Yoso Farm di Klaten. Insya Allah, kita akan bagikan paket kandang, ayam, dan pakan di beberapa titik percontohan,” ujar Bupati Wahono.
Setiap penerima manfaat akan mendapatkan paket yang terdiri dari:
- Ayam petelur unggul (4 betina, 1 jantan)
- Kandang sederhana (3,5 m x 1 m x 1 m)
- Pakan awal
Kandang dirancang dengan sirkulasi udara yang baik dan mudah dibersihkan untuk menjaga kesehatan ayam.
Pemkab Bojonegoro akan memulai program ini di beberapa lokasi sebagai tahap uji coba sebelum memperluasnya ke wilayah lain.
“Harapannya, ikhtiar kita ini dapat turut memenuhi kebutuhan protein masyarakat dengan telur dan daging berkualitas, serta mendorong kemandirian ekonomi untuk keluarga prasejahtera,” tegas Bupati Wahono.
Kondisi Masyarakat Prasejahtera di Bojonegoro
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro tahun 2024, sebanyak 11,69% warga masih tergolong prasejahtera, dengan 9.400 kepala keluarga berada dalam kategori kemiskinan ekstrem.
Oleh karena itu, program bantuan bibit sayuran dan ayam petelur unggul diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.












