Huluhilir – Bedak Kelly adalah salah satu merek bedak yang memiliki sejarah panjang dan telah dikenal sejak tahun 1990.
Produk ini telah menjadi favorit di kalangan ibu-ibu dan nenek-nenek kita selama bertahun-tahun.
Keberhasilan produk ini tak hanya terjadi di masa lalu, bahkan saat ini, Bedak Kelly masih menjadi pilihan banyak orang karena terbukti efektif dalam mengatasi jerawat dan memberikan efek pemutihan pada kulit.
Namun, sayangnya, belakangan ini telah muncul rumor yang mengatakan bahwa Bedak Kelly memiliki potensi bahaya bagi kesehatan kulit karena mengandung merkuri dan hidroquinon.
Pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana kebenaran dari klaim ini. Untuk menjawab pertanyaan ini, kita merujuk pada pernyataan dari seorang ahli, yaitu Dr. Richard Lee, yang telah melakukan uji laboratorium terhadap Bedak Kelly.
Dalam pencariannya di pasaran, Dr. Richard Lee menemukan dua jenis Bedak Kelly yang beredar.
Pertama, ada Bedak Kelly dari Bangkok yang tidak memiliki nomor BPOM, dan kedua, ada Bedak Kelly buatan Indonesia yang memiliki nomor BPOM pada kemasannya.
Dr. Richard Lee menyatakan bahwa Bedak Kelly buatan Indonesia dapat dipastikan asli karena memiliki nomor BPOM, sementara Bedak Kelly dari Bangkok diduga palsu atau produk tiruan karena tidak memiliki nomor BPOM pada kemasannya.
Dr. Richard Lee juga telah mengidentifikasi beberapa perbedaan antara Bedak Kelly asli dan yang palsu:
1. Tampilan Kemasan
Kemasan Bedak Kelly buatan Indonesia memiliki gambar wanita pada boksnya, sedangkan Bedak Kelly dari Bangkok yang diduga palsu hanya memiliki tulisan “Bedak Kelly.”
Oleh karena itu, saat membeli Bedak Kelly, penting untuk memilih yang memiliki gambar wanita pada kemasannya karena itulah yang dianggap asli dan memiliki nomor BPOM.
2. Warna Kemasan
Perbedaan kedua terletak pada warna kemasan. Menurut Dr. Richard Lee, Bedak Kelly asli cenderung memiliki warna kemasan merah cerah, sementara yang palsu cenderung berwarna pink atau merah muda.
3. Asal Pembuatan
Perbedaan ketiga terkait dengan asal pembuatan. Bedak Kelly asli memiliki label “Made in Indonesia,” sedangkan yang diduga palsu memiliki label “Made in Thailand.”
4. Warna Krim
Perbedaan terakhir terletak pada warna krim bedak. Dr. Richard Lee mencatat bahwa Bedak Kelly yang palsu cenderung memiliki warna krim yang lebih pucat dibandingkan dengan yang asli yang memiliki warna krim yang lebih cerah.
Dalam hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Dr. Richard Lee, tidak ditemukan adanya kandungan merkuri atau hidroquinon dalam Bedak Kelly.
Sebaliknya, bahan-bahan yang terkandung dalam Bedak Kelly, seperti white petroleum jelly dan Titanium dioxide, memiliki kemampuan untuk memutihkan dan mencerahkan kulit.
Titanium Dioxide yang ada dalam Bedak Kelly juga berfungsi sebagai pelindung dari sinar matahari.
Sebelum memutuskan untuk membeli Bedak Kelly, penting untuk berhati-hati dan teliti dengan seksama.
Pilihlah produk yang memiliki nomor BPOM untuk memastikan keasliannya dan untuk menjamin bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam produk tersebut aman bagi kulit Anda.












